tena
Tena salah satu grup Teater di Medan yang masih eksis di bawah arahan Yan Amarni Lubis. Produksi Teater Nasional ( Tena ) memang tidak banyak di usianya yang hampir setengah abad.
Burhan Piliang, Isqak,S, Mazwad Azham, Sori Siregar dan Rusli Mahadi adalah pendiri Teater Nasional , tepatnya tanggal 28 Oktober 1963, dengan produksi ' Garis Pisah' karya Taguan Hardjo, yang di pentaskan di Balai Prajurit dekat kantor Pos Besar Medan.
Burhan Piliang, Isqak,S, Mazwad Azham, Sori Siregar dan Rusli Mahadi adalah pendiri Teater Nasional , tepatnya tanggal 28 Oktober 1963, dengan produksi ' Garis Pisah' karya Taguan Hardjo, yang di pentaskan di Balai Prajurit dekat kantor Pos Besar Medan.
Jumat, 09 Oktober 2009
tabloid untuk anak
dalam waktu dekat tabloid untuk anak akan diluncurkan yayasan Citra imago Medan desember mendatang. Mudah-mudahan bahan bacaan untuk anak ini dapat bermenfaat buat anak-anak Indonesia.
Senin, 14 September 2009
parade teater DKM desember
Teater Siklus, Teater Imago, Blok Teater, Teater Generasi berparade sesuai sengan permintaan Aprion sebagai koordinator pelaksana,masing-masing grup teater membawakan reportoar pilihan sendiri.
Andi Mukli yang kini dipercaya untuk meng-koordinir anak-anak Imago dalam parade Desember 2009 mendatang siap dengan naskah 'Raja Yang 'karya D. Rifai Harahap.
'Raja Yang' dipentaskan tahun 1976 pertamakalidi Taman Budaya Medan. Sutradara langsung pengarang, D.Rifai Harahap.
Kini 'Raja Yang' di sutrdarai oleh Teguh Santoso, Stage Manager Andi Mukli merangkap sebagai pemain.
Bagaimana hasilnya? Kita tunggu saja.
Sabtu, 05 September 2009
latihan "raja yang" di guyur hujan.

Personil Imago yang terlibat repotoar Raja Yang harus berdesakan disangar Tena yg sempit karena hujan petang itu turun sederas-derasnya. Namun latihan reading terus berjalan walau gemuruh gldek dan derasnya hujan mengalahkan vokal para pemain yg sedang berlatih.
Sedang asyiknya berlatih, lampu padam. Buka puasa bersama gelab.
Rabu, 02 September 2009
RAJA YANG AKAN DI PENTASKAN
Andi Mukli koordinator persiapan pementasan Teater Nasional Medan dan Teater Imago menjelaskan naskah D.Rifai Harahap yang pernah sukses di pentaskan di tahun 1976 dan 1977, akan kembali digelar dengan materi pemain kaula muda pendatang baru di group tena dan imago.
Di sela-sela kesibukan Andi sebagai guru prifat, Andi dan teman-temannya, Risa, Rahmah, Djamal, Apri, Adek dan Rani , mmembesuk penulis Raja Yang yang terkena flu ringan dikediamannya minggu tanggal 22 lalu. Di kediaman D. Rifai Harahap itulah Andi meminta ke izinan pengarang yang mulai sembuh untuk bersedia membimbing kaula muda menangani repotor Raja Yang berdurasi sekitar dua jam setengah itu.
Rabu tanggal 2 Sept '09 lalu, semua personil yang akan mendukung Raja Yang hadir sembari bertbuka puasa bersama di sangar Teater Nasional Mewdan yang dipimpin oleh Om Hajrul alias Bang Kumis.
Teim.
Selasa, 11 Agustus 2009
PELATIHAN SINEMATOGRAFI BERSAMA ALEKS LATIEF
Aleks Latief anak Medan yang hijrah ke Jakarta sejak tahun 90-an mendadak muncul di Medan. Aleks yang masa lajangnya aktif mengikuti berbagai pelatihan teater bersama anak-anak Teater Nasional di tahun 80-an, beberapa senetron yang ia sutradarai pernah ditayangkan di beberapa stasiun televisi Jakarta.
Aleks yang hijrah di tahun 1993 setelah menyelesaikan senetron yang berjudul 'Azab Sengsara' yang tak kunjung tayang di stasiun TV Jakarta, merintis karir benar-benar dari bawah. Kini Aleks telah menjadi sutradara penuh.
Berawal sebagai asisten sutradara dari EdrwardPesta Sirait lewat senetron 'KELUARGA CEMARA' (1996) 26 episode, Aleks meluncur ke episode berikutnya bersama sutradara Encep Masduki yang juga sebagai asisten sutrdara dalam senetron yang berjudul 'BILA ESOK TIBA'.
Masih sebagai asisten sutradara dalam senetron,'Kau Di Atas Aku Di Bawah', , 'Kau Tak Sendiri', dan 'Josua Oh Josua' , barulaj Aleks Latief menapak ke jenjang Co. Sutradara dalam senetron yang berjudul 'DIA' Produksi MD.Entertaiment (2004-2005).
Di tahun 2005, di senetron berseri 13 episode Aleks Latief di percaya menjadi sitrdara penuh dalam produksi MD.Entertaiment yang berjudul 'Karena Cinta' dan 'Cinta Hilang Dan Cinta Kembali'.
Tahun 2007 Aleks kembali menjadi Co. Sutrdara dalam cerita 'Juragan MinyakMata Keranjang', 'Pacarku Artis Ternama', dan ' Jilbab Seorang Pelacur' yang tayang di Trans TV Aleks kembali sebagai Co.Sutradara.
Tahun 2008 Aleks menyutradarai cerita ' Berkat Sepeda',dan 'Segalanya Untuk Cita-Cita' Produksi Pustekom.
Sejak tanggal 7 Agustus 2009 lalu Aleks muncul di Taman Budaya Medan. Bersama Hajrul Sahjaya, Aleks berencana untuk membagikan ilmu perfiliman yang ia dapat selama menaklukkan Jakarta di berbagai kegiatan senetron. Dibanding dengan sutradara kondang sejajar Teguh Karya, Arifin C Noor, Garin atau Slamet Rahardjo maupun Eros Djarot, Aleks Latief memang harus lebih gigih lagi meraih apa yang sudah ia dapatkan.
Niat baik Aleks untuk dapat membagikan ilmunya kepada kaula muda Medan dalam bidang per-filiman, itu yang patut kita sambut gembira.
Menurut rencana, pelatihan akan dilangsungkan sekitar tanggal 14 Agustus 2009 di Taman Budaya Medan.
Bagi yg berminat dapat mendaftarkan diri ke sangar Teater Nasional Medan di Taman Buadaya Medan. Gratis!
( erha)
Aleks yang hijrah di tahun 1993 setelah menyelesaikan senetron yang berjudul 'Azab Sengsara' yang tak kunjung tayang di stasiun TV Jakarta, merintis karir benar-benar dari bawah. Kini Aleks telah menjadi sutradara penuh.
Berawal sebagai asisten sutradara dari EdrwardPesta Sirait lewat senetron 'KELUARGA CEMARA' (1996) 26 episode, Aleks meluncur ke episode berikutnya bersama sutradara Encep Masduki yang juga sebagai asisten sutrdara dalam senetron yang berjudul 'BILA ESOK TIBA'.
Masih sebagai asisten sutradara dalam senetron,'Kau Di Atas Aku Di Bawah', , 'Kau Tak Sendiri', dan 'Josua Oh Josua' , barulaj Aleks Latief menapak ke jenjang Co. Sutradara dalam senetron yang berjudul 'DIA' Produksi MD.Entertaiment (2004-2005).
Di tahun 2005, di senetron berseri 13 episode Aleks Latief di percaya menjadi sitrdara penuh dalam produksi MD.Entertaiment yang berjudul 'Karena Cinta' dan 'Cinta Hilang Dan Cinta Kembali'.
Tahun 2007 Aleks kembali menjadi Co. Sutrdara dalam cerita 'Juragan MinyakMata Keranjang', 'Pacarku Artis Ternama', dan ' Jilbab Seorang Pelacur' yang tayang di Trans TV Aleks kembali sebagai Co.Sutradara.
Tahun 2008 Aleks menyutradarai cerita ' Berkat Sepeda',dan 'Segalanya Untuk Cita-Cita' Produksi Pustekom.
Sejak tanggal 7 Agustus 2009 lalu Aleks muncul di Taman Budaya Medan. Bersama Hajrul Sahjaya, Aleks berencana untuk membagikan ilmu perfiliman yang ia dapat selama menaklukkan Jakarta di berbagai kegiatan senetron. Dibanding dengan sutradara kondang sejajar Teguh Karya, Arifin C Noor, Garin atau Slamet Rahardjo maupun Eros Djarot, Aleks Latief memang harus lebih gigih lagi meraih apa yang sudah ia dapatkan.
Niat baik Aleks untuk dapat membagikan ilmunya kepada kaula muda Medan dalam bidang per-filiman, itu yang patut kita sambut gembira.
Menurut rencana, pelatihan akan dilangsungkan sekitar tanggal 14 Agustus 2009 di Taman Budaya Medan.
Bagi yg berminat dapat mendaftarkan diri ke sangar Teater Nasional Medan di Taman Buadaya Medan. Gratis!
( erha)
Jumat, 07 Agustus 2009
TURUT BERDUKACITA
KELUARGA BESAR TEATER NASIONAL MEDAN DAN TEATER IMAGO MEDAN TURUT BERDU KACITA ATAS BERPULANGNYA PENYAIR WS. RENDRA TADI MALAM TANGGAL 7 AGUSTUS 2009 , DIMAKAMKAN JUM'AT, USAI SHOLAT JUM'AT, 8 AGUSTUS 2009 DI PEMAKAN KELUARGA BENGKEL TEATER DEPOK.
MOGA ARWAH BELIAU MENDAPAT TEMPAT YANG INDAH DI SISI ALLAH SUBHANA WATAALA.
KEPADA YANG DITINGGALKAN, ISTERI, ANAK DAN SELURUH ANGGOTA BENGKEL TEATER RENDRA TABAH DAN SENANTIASA MENDOAKAN ALM AGAR DI LAPANGKAN JALANNYA MENUJU KE TEMPAT PERISTRAHATANNYA YANG TERAHIR. AMIN.
KEL. BESAR TEATER NASIONAL MEDAN/IMAGO MEDAN.
MOGA ARWAH BELIAU MENDAPAT TEMPAT YANG INDAH DI SISI ALLAH SUBHANA WATAALA.
KEPADA YANG DITINGGALKAN, ISTERI, ANAK DAN SELURUH ANGGOTA BENGKEL TEATER RENDRA TABAH DAN SENANTIASA MENDOAKAN ALM AGAR DI LAPANGKAN JALANNYA MENUJU KE TEMPAT PERISTRAHATANNYA YANG TERAHIR. AMIN.
KEL. BESAR TEATER NASIONAL MEDAN/IMAGO MEDAN.
Selasa, 28 Juli 2009
BIOLA BERDAWAI EMAS

NOVEL 'BIOLA BERDAWAI EMAS ' BERCERITA TENTANG KEHIDUPAN ANAK MANUSIA YANG TAK PERNAH PUAS MENCARI KEPUASAN DUNIA YANG HANYA SEMENTARA.
Karya-karya Darwis Rifai Harahap berjudul ' KEMBANG MAWAR BERDURI" terbit di Malaysia tahun 1992. dITERBITKAN mARWILIS pUBLISHER sdn bERHARD KUALA LUMPUR.
'Tersesat', 'OASA', 'CULIK BEREWOK' DAN 'SANG AYAH' DITERBITKAN PENERBIT HASMAR MEDAN TAHUN 1978.
cERITA UNTUK ANAK 'RAKIT DAN MIMPI' , PAWANG SEMAN' , TIGA KUMPULAN SANDIWARA ANAK-ANAK' DAN BEBERAPA NASKAH PENTAS YANG BERJUDUL 'OASA', BALADA MARLINA, DAN SEL adalah naskah Darwis Rifai Harahap yang disertakan dalam lomba penulisan naskah sandiwara yg diselenggarakan Direktorat Jenderal Kesenian Jakarta, Taman Budaya Jogya yang berhasil keluar sebagai pemenang di tahun 1978,1982.
Langganan:
Postingan (Atom)